Project Digital part 1

Liburan ini saya isi dengan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen. Tugasnya banyak banget. Kayaknya ini bukan liburan deh… lebih mengarah ke home schooling ( he..he.. ). Bayangin aja, libur dua minggu harus ngerjain 2 project ditambah PR dan persiapan UAS. ( RE kayaknya harus UAS deh ). Dan selama 1 minggu ini, saya konsentrasi ngerjain project digital.

Project ini penting untuk menopang nilai kuliah Sistem Digital. Project nilainya 40 %. Lumayan bisa membantu untuk mendapat indeks A. Project ini terdiri dari hardware dan reportnya. Untung ada report, nilainya 40 % sedangkan hardware nilainya 60 %. Kalau hardwarenya gak berhasil, setidaknya masih ada reportnya. { Dosennya emang baik banget ).

Dalam mengerjakannya, saya menemui beberapa kendala. Mulai dari pembelian bahan-bahan, yang ternyata toko tempat saya membeli komponennya lebih mahal dibanding dengan di Jaya Plaza. Hari pertama lumayan lancar merangkainya, sampai akhirnya ‘ selesai’ ternyata ada yang tidak beres. Multiplekser yang saya gunakan tidak berfungsi, setelah membaca ulang datasheet, ternyata ada yang tidak terhubung. Sialnya lagi, ternyata saya lupa membeli IC inverter, jadi saya harus balik lagi ke tokonya. Hasil sementara seperti gambar dibawah .

HAsil sementara

Hari kedua, ada yang aneh dengan tampilan di seven segment . IC converter BCD to Seven Segment yang saya beli ternyata active low. Alhasil, tampilan di seven segment yang seharusnya led yang menyala akan membentuk angka-angka, ternyata malah yang gak nyala yang terbentuk. Namun saya mengabaikannya dulu. Saya berencana mengubah rangkaian supaya lebih efektif, dengan referensi dari internet. Saya membutuhkan IC AND, jadi saya balik lagi ke toko tadi. Mungkin penjaga tokonya sudah bosan melihat saya bolak-balik. Rangkaian baru saya ternyata tidak membutuhkan IC inverter, jadi inverternya gak kepakai.

Hari ketiga. Panic day. Ketika mencoba rangkaian yang kemarin, ternyata ada keanehan lagi. Ketika Seven segment dipasang, clock yang dibangkitkan hanya berfungsi selama 5 detik, setelah itu sinyal yang dihasilkan nol. Saya sampai harus mengubah rangkaian dari awal sebanyak tiga kali. Bayangin aja, untuk satu kali merangkai mmbutuhkan waktu kurang lebih 3/4 jam . Capek abizzzz. Akhirnya saya memutuskan utuk melanjutkannya besok.

Hari keempat. Setelah menenangkan diri, saya mencoba memisahkan power suply untuk clock dengan rangkaian utama. Saya menggunakan adaptor. Dan ternyata berhasil. Kemudaian saya menggabungkan lagi power supplynya. Ternyata berhasil juga. Kesimpulannya, kesalahan ada pada battere. ternyata battere yang saya pakai, tegangannya sudah turun. Saya menggunakan 3 battere. Normalnya ranggkaian membutuhkan 5 Volt. Setelah masalah ini teratasi, muncul masalah lain lagi. Ketika power on, rangkaian langsung counting, padahal spesifikasinya tidak seperti itu. Seharusnya, ketika power on, seven segment menampilkan nilai OO. Rangkaian akan counting setelah push button start ditekan.

Sampai saat ini, rangkaian tersebut belum beres.

(to be continue )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: